Tampilkan postingan dengan label Informasi Umum. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Informasi Umum. Tampilkan semua postingan

Minggu, 21 Juni 2026

PERMENDIKDASMEN No.12 TAHUN 2026 | MPLS RAMAH, BERMAKNA, DAN MENGINSPIRASI

0 komentar


Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2026 yang mengatur tentang Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) . Peraturan ini menggantikan peraturan sebelumnya, yaitu Permendikbud Nomor 18 Tahun 2016 tentang Pengenalan Lingkungan Sekolah bagi Siswa Baru , yang dinyatakan sudah tidak sesuai lagi dengan arah kebijakan, perkembangan hukum, dan kebutuhan organisasi saat ini.

Secara umum, peraturan ini menegaskan bahwa MPLS bukan lagi sekedar kegiatan orientasi siswa baru, tetapi menjadi bagian penting dalam membangun budaya sekolah yang aman, nyaman, ramah, menyenangkan, bermakna, dan bebas dari kekerasan . MPLS harus dirancang secara terencana, transparan, akuntabel, relevan dengan kebutuhan murid, serta tidak boleh menjadi ruang perpeloncoan, pungutan, atau kegiatan yang memberatkan peserta didik dan orang tua.

Untuk lebih lengkapnya simak Youtube berikut ini: 



Baca Selengkapnya......

Selasa, 24 Februari 2026

Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027

0 komentar

Surat Edaran dari Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah ini menetapkan pedoman resmi untuk Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027. Kebijakan ini bertujuan untuk mewujudkan proses seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi di seluruh wilayah Indonesia. Terdapat empat jalur utama pendaftaran yang diatur, yakni domisili, afirmasi, prestasi, dan mutasi, dengan penekanan khusus pada penggunaan tes akademik untuk jenjang SMP dan SMA. Pemerintah daerah diinstruksikan untuk melakukan perencanaan daya tampung secara cermat serta menjamin setiap anak mendapatkan akses pendidikan melalui integrasi sekolah negeri dan swasta. Dokumen ini juga mewajibkan pemantauan data melalui aplikasi Dapodik guna mencegah kelebihan kapasitas rombongan belajar di setiap satuan pendidikan. Seluruh tahapan, mulai dari sosialisasi petunjuk teknis hingga pelaporan hasil evaluasi, harus diselesaikan sesuai tenggat waktu dan standar yang telah ditetapkan oleh kementerian.

Untuk lengkapnya silahkan klik channel Youtube di bawah ini !!!



Baca Selengkapnya......

Minggu, 22 Februari 2026

0 komentar

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 4 Tahun 2026 yang mengatur kerangka perlindungan bagi guru serta tenaga kependidikan di Indonesia. Regulasi tersebut menjamin keamanan profesi melalui perlindungan terhadap masalah hukum, kekerasan, diskriminasi, serta hak kekayaan intelektual saat menjalankan tugas. Implementasi kebijakan ini dilakukan melalui pembentukan Satuan Tugas Perlindungan di tingkat pusat, daerah, hingga organisasi profesi untuk menangani berbagai pengaduan.
Melalui pendekatan advokasi nonlitigasi dan mediasi, peraturan ini bertujuan menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna meningkatkan profesionalisme pendidik. Selain itu, dokumen menetapkan mekanisme pelaporan yang transparan serta langkah pencegahan melalui sosialisasi yang sistematis. Aturan baru ini secara resmi menggantikan regulasi sebelumnya untuk menyesuaikan dengan kebutuhan hukum dan keamanan tenaga pendidik saat ini.
Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi link Yotube di bawah ini !!!





Baca Selengkapnya......

Sabtu, 21 Februari 2026

Juknis Alokasi Dana BOSP Untuk Guru Honorer Tahun 2026

0 komentar

Pedoman teknis Permendikdasmen Nomor 8 Tahun 2026 yang mengatur pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Aturan tersebut membagi dana menjadi tiga kategori utama, yaitu untuk PAUD, pendidikan dasar dan menengah, serta pendidikan kesetaraan, guna memastikan alokasi biaya operasional tepat sasaran. 

Fokus utama regulasi ini terletak pada pembatasan alokasi pembayaran honor, di mana sekolah negeri dibatasi maksimal 20% sementara sekolah swasta mendapatkan kelonggaran hingga 40%. Penerima honor diwajibkan memenuhi kriteria ketat, seperti terdaftar di Dapodik, memiliki NUPTK, dan bukan berstatus ASN. Ketentuan ini bertujuan untuk menjaga akuntabilitas penggunaan dana agar prioritas tetap tertuju pada peningkatan kualitas belajar siswa. Seluruh proses penggajian non-ASN tersebut harus didasari oleh perjanjian kerja tertulis untuk menjamin transparansi administratif di setiap satuan pendidikan.

Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi channel yotube di bawah ini !!!



Baca Selengkapnya......

PETUNJUK TEKNIS BOSP 2026

0 komentar

Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 8 Tahun 2026 yang menetapkan panduan teknis mengenai pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP). Regulasi ini mencakup tiga kategori utama pendanaan, yaitu Dana BOP PAUD, Dana BOS, serta Dana BOP Kesetaraan, yang masing-masing terbagi menjadi alokasi reguler, kinerja, dan afirmasi. Di dalamnya dijelaskan secara rinci mengenai syarat penerima, kriteria alokasi anggaran, serta prosedur penyaluran dana yang dilakukan langsung ke rekening sekolah. 

Selain itu, aturan ini menetapkan komponen penggunaan dana yang diperbolehkan, larangan bagi pengelola, serta kewajiban pelaporan transparansi melalui sistem aplikasi kementerian. Pemerintah menetapkan kebijakan ini untuk menjamin akuntabilitas dan efektivitas operasional demi meningkatkan mutu pendidikan nasional. Secara keseluruhan, naskah ini berfungsi sebagai landasan hukum formal bagi sekolah dan pemerintah daerah dalam menjalankan administrasi keuangan pendidikan selama tahun anggaran 2026. 

Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi channel yotube di bawah ini !!!





Baca Selengkapnya......

Selasa, 17 Februari 2026

KUNJUNGAN KERJA PENGAWAS SEKOLAH KABUPATEN BARITO UTARA KE BANJARMASIN

0 komentar

Kunjungan kerja yang menginspirasi ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kolaborasi lintas daerah mampu menggerakkan perubahan positif dalam dunia pendidikan Indonesia. Pada awal tahun 2026, rombongan pengawas sekolah jenjang SD dan SMP dari Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, melakukan kunjungan kerja ke rekan-rekan pengawas sekolah SMP di Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Tema utama yang dibawa adalah "Pengelolaan Kinerja sebagai Pegawai dan sebagai Tim Kerja di Ruang GTK" — sebuah topik krusial di era transformasi digital pengelolaan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di bidang pendidikan.

Kunjungan ini bukan sekadar agenda formal, melainkan momentum berharga untuk saling berbagi praktik baik (best practices) yang telah terbukti efektif. Para pengawas dari Barito Utara, yang kerap menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses di wilayah pedalaman, datang dengan rasa haus akan inovasi. Mereka ingin belajar bagaimana rekan-rekan di Banjarmasin — kota yang lebih urban dan terkoneksi — mengoptimalkan Ruang GTK (platform digital terintegrasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah) untuk mengelola kinerja secara lebih kontekstual, bermakna, dan berdampak langsung pada peningkatan mutu pendidikan.

Dalam sesi diskusi yang hangat dan penuh semangat, para pengawas Banjarmasin berbagi pengalaman praktis mereka. Mereka menekankan bahwa pengelolaan kinerja di Ruang GTK tahun 2026 telah mengalami pembaruan signifikan: tidak lagi sekadar mengisi administrasi tahunan, melainkan fokus pada perencanaan sasaran kinerja yang kontekstual, pelaksanaan yang terukur, hingga penilaian yang mendorong pertumbuhan profesional. Sebagai pegawai individu, pengawas harus menetapkan Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang selaras dengan visi satuan pendidikan dan Rapor Pendidikan. Sementara sebagai tim kerja, mereka membentuk kolaborasi solid — saling memantau, memberikan umpan balik konstruktif, dan bersama-sama mencapai target organisasi.

Salah satu praktik baik yang paling menginspirasi adalah pendekatan "kinerja bermakna": para pengawas tidak hanya menilai angka, tapi mendampingi guru dan kepala sekolah untuk merefleksikan praktik pembelajaran sehari-hari. Mereka memanfaatkan fitur Ruang GTK untuk plotting tim kinerja, pemantauan real-time, dan integrasi dengan e-Kinerja BKN — sehingga proses menjadi lebih ringan, transparan, dan akuntabel. "Kinerja bukan tentang memenuhi target semata, tapi tentang bagaimana kita tumbuh bersama demi anak-anak bangsa," ujar salah seorang pengawas SMP Banjarmasin yang berbagi dengan penuh keyakinan.

Para peserta dari Barito Utara tampak terpukau. Mereka menyadari bahwa meski tantangan berbeda — mulai dari konektivitas internet hingga variasi kondisi sekolah — prinsip dasar tetap sama: komitmen, kolaborasi, dan keberanian untuk berinovasi. Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus berkomunikasi pasca-kegiatan, berbagi dokumen panduan, dan bahkan merencanakan follow-up kunjungan balik. Semangat gotong royong lintas provinsi ini menjadi api yang membakar tekad: bahwa pengawas sekolah bukan hanya pengontrol, melainkan penggerak perubahan yang mampu mengangkat kualitas pendidikan dari level individu hingga tim, dari daerah terpencil hingga perkotaan.

Kunjungan kerja ini mengingatkan kita semua: ketika pengawas sekolah bersatu, berbagi ilmu, dan saling memotivasi, maka pendidikan Indonesia akan semakin kuat. Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal menuju generasi emas yang lebih baik — karena setiap kinerja yang dikelola dengan hati, akan melahirkan dampak yang tak terhingga bagi masa depan bangsa. Terus maju, para pendidik hebat Indonesia!

Baca Selengkapnya......

Senin, 16 Februari 2026

PENYALURAN TUNJANGAN PROFESI GURU PAI

0 komentar

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 132 Tahun 2026
 yang menetapkan petunjuk teknis penyaluran tunjangan profesi bagi Guru dan Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI). Sumber tersebut merinci kriteria penerima, persyaratan administrasi melalui aplikasi SIAGA, hingga standar pemenuhan beban kerja minimal 24 jam tatap muka. Selain itu, dijelaskan pula mengenai mekanisme pembayaran bagi ASN maupun non-ASN serta tata cara penyelesaian kendala anggaran melalui revisi DIPA. Aturan ini bertujuan menjamin transparansi dan akuntabilitas dalam distribusi dana tunjangan guna meningkatkan kesejahteraan tenaga pendidik. Dokumen ditutup dengan ketentuan mengenai sanksi pembatalan atau penghentian tunjangan bagi mereka yang tidak lagi memenuhi persyaratan hukum.

Untuk lebih lengkapnya silahkan simak di kanal Youtube Kami !!!



Baca Selengkapnya......

Minggu, 08 Februari 2026

Kunjungan Studi Tiru SMPN 2 Jorong Tanah Laut

0 komentar

Pagi itu, di tengah hiruk-pikuk kota Banjarmasin yang penuh semangat, sebuah rombongan istimewa tiba dengan hati terbuka lebar. Kepala Sekolah, para guru, dan pengawas pembina dari SMP Negeri 2 Jorong, Kabupaten Tanah Laut, melangkah memasuki gerbang SMP Negeri 15 Banjarmasin. Ini bukan kunjungan wisata—ini adalah studi tiru yang sarat makna, sebuah perjalanan untuk menimba ilmu dan menyalakan kembali bara prestasi di sekolah asal mereka.

SMPN 15 Banjarmasin bukan sekadar sekolah biasa. Di sini, 12 kegiatan ekstrakurikuler unggulan menjadi pilar kokoh prestasi non-akademik yang membanggakan. Dari seni tari, musik, olahraga, hingga kepemimpinan dan bela negara—semuanya dirancang untuk membentuk siswa yang tidak hanya pintar, tapi juga tangguh, disiplin, dan berjiwa juara. Namun, yang paling mencuri perhatian rombongan adalah ekstrakurikuler Paskibraka—pasukan pengibar bendera yang legendaris.

Untuk lebih jelasnya silahkan untuk berkunjung di Yotutube kani di bawah ini !!!




Baca Selengkapnya......

Sabtu, 07 Februari 2026

KEBIJAKAN TPG (TUNJANGAN PROFESI GURU) TAHUN 2026

0 komentar

Perubahan sistem pencairan Tunjangan Profesi Guru (TPG) pada tahun 2026 merupakan langkah transformasi dari mekanisme triwulan ke bulanan dengan tujuan mempercepat distribusi dana dan meminimalkan sisa pembayaran di akhir tahun (carry over).

Berikut adalah rincian utama mengenai perubahan sistem tersebut menurut sumber yang tersedia:

1. Frekuensi dan Mekanisme Penerbitan SKTP

·         Perubahan Jadwal: Jika sebelumnya TPG dicairkan setiap tiga bulan sekali (triwulan), mulai tahun 2026 pencairan dilakukan setiap bulan.

·         Otomatisasi SKTP: Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) akan terbit secara otomatis setiap bulan, asalkan data guru di Dapodik dan Info GTK sudah valid.

2. Masa Transisi dan Penanganan Carry Over

·         Pencairan Gabungan di Awal Tahun: Pada awal 2026 (Januari–Maret), para guru mungkin akan menerima dana dalam jumlah besar (sekitar Rp8–18 juta) karena adanya carry over dari tahun 2025 (Triwulan 3 dan 4) yang dibayarkan bersamaan dengan dimulainya sistem bulanan baru.

·         Target Stabilisasi: Mekanisme bulanan ini diharapkan mulai stabil dan minim keterlambatan pada periode Maret–April 2026

U    Untuk lebih lengkapnya silahkan kunjungi Yotube kami di bawah ini !!!



Baca Selengkapnya......

Rabu, 04 Februari 2026

BUDAYA SEKOLAH AMAN dan NYAMAN

0 komentar

Konsep Inti Budaya Sekolah Aman dan Nyaman

Definisi sederhana: Budaya Sekolah Aman dan Nyaman adalah keseluruhan nilai, sikap, kebiasaan, dan perilaku yang kita bangun bersama supaya setiap orang di sekolah merasa:

  • Kebutuhan spiritualnya terpenuhi
  • Fisiknya terlindungi
  • Psikologis & sosial-budayanya sejahtera
  • Aman di dunia digital

Ada 9 asas dasar yang jadi pondasi (ini penting diingat terus!):

  1. Humanis → memanusiakan semua orang
  2. Komprehensif → menyeluruh, tidak setengah-setengah
  3. Partisipatif → semua dilibatkan
  4. Kepentingan terbaik bagi anak
  5. Nondiskriminatif → tidak membeda-bedakan
  6. Inklusif → merangkul semua, termasuk yang berbeda kemampuan
  7. Keadilan & kesetaraan gender
  8. Harmonis
  9. Berkelanjutan → terus-menerus, bukan program setahun sekali,
Untuk lebeh detailnya silahkan kunjungi Yotutube kami di bawah ini !!!



Baca Selengkapnya......

Rabu, 14 Januari 2026

Syukuran dan Keakraban Keluarga Besar SMPN 10 Banjarmasin

0 komentar

Suasana hangat penuh kebersamaan menyelimuti aliran Sungai Barito saat keluarga besar SMP Negeri 10 Banjarmasin menggelar kegiatan syukuran dan keakraban di atas Kapal Pinisi Pusaka Nusantara Banjarmasin. Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum berharga untuk merajut silaturahmi, melepas tugas, menyambut amanah baru, serta meneguhkan rasa kekeluargaan dalam bingkai kebersamaan.

Acara dibuka dengan penuh khidmat melalui sambutan Pengawas Pembina, yang menekankan pentingnya menjaga soliditas, profesionalisme, dan semangat kolaborasi di lingkungan sekolah. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi dedikasi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan SMPN 10 Banjarmasin yang telah berkontribusi dalam membangun budaya sekolah yang humanis, berkarakter, dan berprestasi. Nilai kebersamaan, menurutnya, adalah fondasi utama dalam mewujudkan pendidikan yang bermakna.


Momentum kemudian dilanjutkan dengan sambutan Kepala Sekolah baru, Suriasa, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Dengan penuh optimisme, beliau mengajak seluruh warga sekolah untuk melangkah bersama, memperkuat sinergi, serta terus berinovasi demi kemajuan SMPN 10 Banjarmasin. “Kebersamaan hari ini adalah energi besar untuk menatap masa depan,” ungkapnya penuh semangat.

Suasana menjadi semakin haru saat Kepala Sekolah yang mutasi tugas, Syahrida, menyampaikan sambutan perpisahan. Dengan nada tulus, beliau mengenang perjalanan kebersamaan, tantangan, dan keberhasilan yang telah dilalui bersama keluarga besar SMPN 10 Banjarmasin. Ucapan terima kasih dan permohonan maaf mengalir, diiringi doa agar tali silaturahmi tetap terjaga meski tugas dan tempat pengabdian berbeda.


Nuansa emosional semakin terasa saat Guru yang purna tugas, Zuraida, menyampaikan kesan dan pesan. Dengan mata berbinar dan suara yang sarat makna, beliau menyampaikan bahwa pengabdian sebagai guru bukan sekadar profesi, melainkan panggilan hati. Meski masa tugas telah berakhir, semangat mendidik dan cinta terhadap dunia pendidikan akan selalu hidup.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Guru yang mutasi mengajar, Taufik, yang mengungkapkan rasa terima kasih atas kebersamaan, dukungan, dan kenangan indah selama bertugas di SMPN 10 Banjarmasin. Ia berharap, nilai-nilai kebersamaan dan profesionalisme yang telah terbangun dapat terus dilanjutkan dan diwariskan.

Rangkaian sambutan ditutup dengan pembacaan doa oleh Hafiz, yang memohon keberkahan, keselamatan, dan kelancaran bagi seluruh keluarga besar SMPN 10 Banjarmasin. Doa yang dilantunkan dengan penuh kekhusyukan seakan menyatu dengan alunan air Sungai Barito yang tenang, membawa harapan dan keteduhan bagi semua yang hadir.


Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan, acara dilanjutkan dengan penyerahan hadiah atau kenang-kenangan kepada para guru dan pimpinan yang purna tugas maupun mutasi. Momen ini menjadi simbol terima kasih atas dedikasi, pengabdian, dan jejak kebaikan yang telah ditorehkan.

Usai rangkaian acara resmi, suasana berubah menjadi lebih santai dan ceria melalui ramah tamah serta berbagai permainan (games) yang dipandu oleh crue Kapal Pinisi Pusaka Nusantara Banjarmasin. Gelak tawa, canda, dan keakraban mengalir tanpa sekat, memperlihatkan eratnya ikatan kekeluargaan yang terjalin di antara para pendidik.

Di sela-sela kegiatan, para peserta dimanjakan dengan keindahan dan pesona alam Sungai Barito. Dari atas Kapal Pinisi Pusaka Nusantara, hamparan sungai yang luas, semilir angin, serta aktivitas masyarakat bantaran sungai menghadirkan panorama khas Kalimantan Selatan yang menenangkan jiwa. Perahu-perahu kecil yang berlalu-lalang, pantulan cahaya matahari di permukaan air, serta langit yang membentang luas menjadi saksi kebersamaan yang penuh makna.

Kegiatan syukuran dan keakraban ini menjadi pengingat bahwa di balik tugas dan tanggung jawab sebagai pendidik, terdapat nilai persaudaraan, rasa syukur, dan kebersamaan yang harus terus dirawat. Dari Sungai Barito, keluarga besar SMPN 10 Banjarmasin meneguhkan langkah: melaju bersama, mengabdi dengan hati, dan menginspirasi generasi masa depan.

Untuk lebih detailnya simak you tube di bawah ini !




Baca Selengkapnya......

Sabtu, 20 Desember 2025

Rahasia di Balik 'Spenlibels': Julukan Ikonik SMPN 15 Banjarmasin yang Terinspirasi Boy Band Legendaris Jakarta

0 komentar

Banjarmasin, 20 Desember 2025 – Di kawasan Kuin Utara, Banjarmasin, berdiri sebuah sekolah menengah pertama negeri yang dikenal luas dengan julukan misterius: Spenlibels . Namanya meliputi akun media sosial sekolah, spanduk kegiatan, hingga sorak-sorai siswa saat upacara atau lomba. Bukan sekadar singkatan dari "SMP Negeri Libels", julukan ini bukan sekadar singkatan formal, nama ini melekat erat pada SMP Negeri 15 Banjarmasin, muncul di akun Instagram resmi @spenlibelsofficial, halaman Facebook, hingga sorak-sorai siswa saat acara sekolah. Tapi, dari mana asal nama yang terdengar seperti kode rahasia ini? Jawabannya membawa kita pada perjalanan melintasi pulau yang mengejutkan, menyimpan cerita nostalgia yang menghubungkan sungai Martapura dengan gemerlap musik pop Jakarta era 1980-an. Bagaimana sebuah sekolah di Kalimantan Selatan bisa "terinspirasi" nama dari boy band pertama Indonesia ?

Semuanya bermula dari Trio Libels, boy band pionir Indonesia yang digawangi Yanni Djunaedi (Yani Libels), Ronny Sianturi (Rony Libels), dan Edwin Manansang. Terbentuk pada 28 Februari tahun 1983, nama "Libels" diambil dari singkatan SMA Negeri 15 Jakarta – almamater ketiganya di Jakarta Utara. Hits seperti "Gadisku", "Jangan Kau Pergi", dan "Aku Suka Kamu" membuat mereka fenomenal di era 80-90an, bahkan Armand Maulana pernah bergabung disela-sela kesibukannya.

Kisah ini pulau melintasi Banjarmasin sekitar akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Saat itu, era otonomi daerah membawa perubahan administratif yang besar. Beberapa wilayah pinggiran Banjarmasin masuk ke Kabupaten Banjar, termasuk wilayah Kertak Hanyar. Akibatnya, SMPN 13 Banjarmasin berubah status menjadi SMPN 1 Kertak Hanyar. Perubahan ini memicu pengaturan ulang nomor sekolah oleh Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin untuk efisiensi dan pemerataan. Sekolah-sekolah dengan nomor lebih tinggi "turun" satu tingkat untuk mengisi kekosongan.
Salah satunya adalah sekolah di Kuin Utara yang semula bernama SMPN 16 Banjarmasin. Pada awal tahun 2000-an, ia resmi menjadi SMPN 15 Banjarmasin – nama yang dipakainya hingga sekarang.

Di tengah transisi ini, munculah julukan "Libels". Cerita dari kalangan alumni Menyebutkan, seorang guru Fisika asal Jakarta menjadi pencetusnya. Beliau menamatkan SMA di SMAN 40 Jakarta – sekolah yang berdekatan dengan SMAN 15. Sebagai bentuk nostalgia atas masa muda dan pengalaman di ibu kota yang membentuk karakternya, sang guru menuliskan "Libels" pada sampul diktat pelajaran Fisika buatannya untuk penggunaan internal kelas. Dari situ, nama itu menyebar di kalangan siswa dan guru sekitar 1997-1998, lalu berevolusi menjadi "Spenlibels" untuk membedakannya sebagai SMP Negeri.

Kini, Spenlibels bukan hanya julukan, tapi identitas kebanggaan. Sekolah di Jalan Kuin Utara RT.4 No.6 ini aktif di media sosial, meraih prestasi seperti duta kebersihan kota hingga Adiwiyata, dan terus melahirkan generasi muda Banjarmasin yang tangguh.
Siapa sangka, di balik nomor sekolah biasa, tersembunyi tribut pribadi seorang guru kepada masa lalu – menghubungkan hits boy band Jakarta dengan semangat belajar di tepi sungai Kalimantan? Spenlibels adalah bukti bahwa sejarah kecil bisa menciptakan warisan besar, membuat kita penasaran: julukan unik apa lagi yang tersembunyi di sekolah-sekolah Indonesia?

Baca Selengkapnya......

Jumat, 21 Agustus 2020

BERBAGI CERITA TENTANG PERPANJANGAN STNK DAN SEKALIGUS PERGANTIAN PLAT NOMOR POLISI DIMASA PANDEMI COVID 19

0 komentar

Tak terasa sudah lima tahun pajak gerobakku sudah berlalu, dihari Sabtu tepatnya tanggal 15 Agustus 2020 pagi hari saya coba melihat STNK gerobakku, tanpa aku sadari ternyata STNK pajak gerobakku sudah kadaluarsa yang seharusnya tanggal 2 Agustus 2020 sudah dibayarkan pajaknya ternyata belum aku bayarkan...hehehe.... untung di masa pandemi Covid 19 ini ada keringanan yaitu dihilangkannya denda keterlambatan untuk pembayaran pajak, dan kebetulan juga STNK gerobakku sudah memasuki tahun yang kelima dalam pembayaran pajaknya berarti ika sudah mencapai 5 tahun plat nomor polisinyapun harus berganti.

Oke ...lalu aku langsung bergegas berangkat menuju ke SAMSAT 2 Banjarmasin yang terletak di Kayutangi tepat berseberangan dengan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. Ku bawa gerobakku ke SAMSAT tersebut pastinya aku sudah membawa syarat-syarat yang diperlukan untuk perpanjangan STNK dan pergantian plat nomor polisi. Saat itu aku membawa syarat-syarat seperti Photocopy BPKB (beserta aslinya), Photocopy KTP (beserta yang aslinya), Photocopy STNK serta Notice pajaknya (beserta yang asli), juga ga ketinggalan sejumlah uang untuk pembayaran nanti hehehe.....

Singkat cerita aku sampai di SAMSAT , lalu aku serahkan berkas itu ke bagian loket cek fisik kendaraan karena pajaknya sudah 5 tahun, kemudian akau menunggu sebentar sambil menjaga jarak dengan wajib pajak yang lain (maklum masa pandemi), kurang lebih 20 menit berselang aku di panggil dan kemudian untuk mencek fisik kendaraan tersebut di bagian cek fisik, lalu aku bawa gerobakku ke bagian cek fisik dan di sana dengan cekatan petugas memberi aba-aba agar gerobakku di naikan di jalur pengecekan. Ditempat ini semua nomor rangka dan mesin di cek dan di gesek dengan menggunakan kertas plester dan sesudah itu ditempelkan pada formulir untuk kemudian di isikan inforasi tentang hal-hal yang sudah di gesek tadi.

Setelah selesai di gesek aku di perintahkan untuk kembali ke loket cek fisik dengan membawa formulir hasil pengecekan tadi. Aku menuju kebagian cek fisik ku daftarkan kembali dan beberapa saat namaku di panggil dan di perintahkan untuk mengurus permintaan nomor polisi yang baru ke POLDA, dengan berbekal surat-surat yang kudapat dari SAMSAT maka aku segera bergegas ke POLDA Kota Banjarmasin.

Tapi sayangnya karena hari sudah agak siang dan hari itu juga Sabtu , POLDA pun tidak ada pelayanan sepertinya, dan kemudian juga keesokan harinya hari minggu dan Senin nya tanggal 17 Agustus 2020 bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia negara tercinta kita, maka pelayanan tidak ada.

Akhirnya kuputuskan untuk melanjutkan kepengurusan ini pada hari selasa tanggal 18 Agustus 2020, tak terasa harinya pun sudah tiba...aku lalu bergegas pagi-pagi untuk berangkat ke POLDA Kota Banjarmasin. Sesampainya disana ku letakan berkas yang ku bawa tadi di bagian pemeriksaan berkas, kemudian tak lama berselang namaku di panggil dan di perintahkan untuk mendaftarkan BPKB di bagian pendaftaran.

Dibagian ini ada yang baru yang aku alami, dimana aku ditanyai “Apakah bapak punya HP Android?” ujar si petugas kepadaku. Lalu aku menjawab “ Ada Pa...!” petugas itupun berkata lagi ..”Silahkan Bapak download aplikasi di App Playstore...nama aplikasinya DITLANTAS MOBILE”. Setelah itu aku buka HP dan mendowload aplikasi tersebut, kemudian sesuai perintah petugas aku mendaftarkan dan mengisi semua data di aplikasi tersebut.

Diaplikasi itu ternyata luar biasa...semua pertanyaan dan informasi diminta terutama tentang keberadaan kendaraan kita. Setelah semua pertanyaan dalam aplikasi itu di jawab, kita bisa langsung meminta nomor antrian untuk kepengurusan permintaan nomor polisi yang baru, dengan berbekal nomor antrian dan dilampirkan syarat-syarat yang sudah kita bawa dari SAMSAT, maka selanjutnya kita menuju ke bagian loket pembutan nomor baru dan BPKB.

Di loket ini kita mendapat selembar kertas tanda bukti nomor kita yang baru dan tanda bukti itu kita akan bawa kembali ke SAMSAT untuk membayarkan pajaknya dan mencetak nomor polisi yang baru, oh ya BPKB kita untuk sementara di tahan di POLDA dan setelah kurang lebih 2 minggu kita disuruh untuk mengambil BPKB kita tersebut dengan membawa surat tanda bukti pengambilan yang sudah di berikan oleh pihak POLDA sewaktu kita mengurus permintaan nomor polisi yang baru.

Dengan membawa tanda bukti dari POLDA kita ke SAMSAT kembali untuk membayarkan pajak dan mencetak nopol, kita lalui lagi ke loket cek fisik, kemudian ke loker formulir, kemudian membayar sejumlah uang untuk pembuatan plat nopol yang baru dan langsung mendapat surat untuk pembuatan nopol saat itu juga, dan kemudian membayarkan pajaknya di bagian pembayaran pajak di SAMSAT tersebut, dan selesai sudah kepengurusan pembayaran pajak sekaligus pembuat nopol yang baru. oh ya ongkos tambahan pembuatan nopol mobil seharga Rp. 300.000,-

Jadi kurang lebih kita memerlukan waktu 2 hari untuk mengurusi itu semua sampai dengan selesai, tidak terlalu sulit, semuanya mudah untuk kita kerjakan. Jangan menggunakan perantara, kita coba sendiri, jika tidak kita sendiri kapan kita mau faham dan bisa mengetahui seluk beluk mengurusi persuratan yang ada, oke...itu saja sekilas cerita aku...semoga  bermanfaat...terimakasih.


Baca Selengkapnya......

Minggu, 10 Februari 2013

KOLESTEROL, TRIGLISERIDA dan ASAM URAT

0 komentar

Kolesterol merupakan salah satu komponen lemak dan merupakan suatu molekul lemak di dalam sel dibagi menjadi LDL, HDL, total kolesterol dan trigliserida. Asam urat adalah sisa metabolisme zat purin yang berasal dari makanan yang kita konsumsi. Ini juga merupakan hasil samping dari pemecahan sel dalam darah. Purin sendiri adalah zat yang terdapat dalam setiap bahan makanan yang berasal dari tubuh makhluk hidup. Berbagai sayuran dan buah-buahan juga terdapat purin. Purin juga dihasilkan dari hasil perusakan sel-sel tubuh yang terjadi secara normal atau karena penyakit tertentu. Seperti kita ketahui, lemak merupakan salah satu zat gizi yang sangat diperlukan oleh tubuh kita disamping zat gizi lain seperti karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. 


Ya.. kembali lagi kita harus sangat - sangat memperhatikan asupan yang masuk kedalam tubuh, dalam hal ini adalah makanan ... terutama untuk penderita KOLESTEROL, TRIGLISERIDA dan ASAM URAT ... Makanan yang harus dikurangi untuk penderita KOLESTEROL : 
1. Daging Asap/dendeng 
2. Ham 
3. Sosis 
4. Santain Kelapa 
5. Kuning Telur 
6. Daging Babi/Sapi=yang berlemak 


Makanan yang dianjurkan untuk penderita KOLESTEROL : 
1. Sayuran Hijau 
2. Buah - buahan 
3. Daging Ayam/Itik (tanpa kulit) 
4. Ikan ( kecuali ikan sarden kaleng ) 
5. Ikan sepat 


Makanan yang harus dikurangi untuk penderita TRIGLISERIDA ( > 200mg/dl ): 
1. Golongan Karbohidrat : - Nasi, Kentang, Umbi, Gandum dan hasil olahan, Singkong, Jagung, Mie/Bihun, Sagu, Sukun dan Tales. 
2. Makanan berlemak seperti : Daging sapi/ babi/ berlemak 
3. Santan Kelapa 
4. Ham, Sosis, kuning telur, daging asap/dendeng. 


Makanan yang dianjurkan penderita TRIGLISERIDA ( > 200mg/dl ): 
1. Sayuran Hijau 

Makanan yang harus dikurangi untuk penderita ASAM URAT : 
1. Kacang-kacangan : -Kacang Merah, kedelai, kacang tanah, kacang mente, kacang melinjo, kacang hijau 2. Jeroan : - Hati, rampela, usus, babat, jantung, paru, kepiting, kerang, bebek, bir/alkohol, bayam, otak. 


Makanan yang dianjurkan penderita ASAM URAT : 
1. Sawi Putih 
2. Ketimun 
3. Pare 
4. Lobak 
5. Oyong 
6. Wortel 
7. Labu Siam

 Dikutip: dari beberapa sumber di internet

Baca Selengkapnya......

Minggu, 21 Oktober 2012

PERTIMBANGAN SAAT KITA MEMILIH TABLET

1 komentar

Tablet sudah menjadi trend dan fenomena tersendiri di Indonesia. Tak heran jika begitu banyak tipe dan jenis tablet yang beredar di pasaran. Mulai dari merek papan atas berkualitas premium sampai merek lokal yang berharga di bawah sejutaan. Semuanya ikut nimbrung meramaikan bursa tablet tanah air. Dari sekian banyak tablet yang beredar pasti terbersit pertanyaan mau pilih tablet bermerek yang cenderung unggul dari sisi kualitas atau tablet lokal yang notabene lebih bersahabat terhadap harga. Juga ada paramater lain seperti fitur, OS, spesifikasi dan lain-lain. Nah, berikut kami paparkan rekomendasi jika hendak memilih tablet.Semoga bermanfaat...monggo disimak.... 1. Kesesuaian Harga Dengan Fitur Faktor pertama yang paling terlihat adalah masalah harga. Range tablet branded terbentang lebar mulai dari kelas 2 jutaan sampai 8 jutaan. Sementara tablet lokal bermain di kisaran angka 500 ribuan – 2 jutaan. Terlihat perbedaan signifikan di antara keduanya. Namun saat ini banyak pula tablet lokal berharga murah namun tetap memiliki kualitas prima. Dengan harga lebih murah, Anda tetap dapat menikmati pesona Android ICS, transfer data HSDPA, koneksi DLNA, dual kamera dan lain-lain. Tapi kalau Anda memang mengincar kualitas pastinya tablet branded yang jadi pilihan. Ambil contoh di kelas 3 jutaan, cukup banyak pilihan diantaranya Huawei MediaPad atau Acer Iconia Tab A101. Bahkan generasi terbaru Galaxy Tab 2 7 inci juga menambah persaingan tablet branded kian ketat. Spesifikasi yang bisa dibandingkan meliputi banyak hal. Selain versi OS, prosesor, kapasitas RAM dan ROM, jenis layar, atribut multimedia maupun sektor konektivitas. 2. Ukuran layar Ada beragam ukuran layar tablet di pasaran, mulai dari Pilih 5, 7, 8, 9 hingga di atas 10 incii. Tidak hanya dari segi fitur, varian tablet juga dibedakan dengan ukuran layar. Untuk urusan satu ini, pemilihan ukuran dan model sangat ditentukan selera. Saat pengguna membutuhkan portabilitas dan mobilitas, tablet 7 inci sudah cukup. Namun pengguna lain mungkin menginginkan punya tablet dengan ukuran layar lebih besar untuk keperluan editing dokumen, menonton film resolusi tinggi, atau browsing lebih nyaman. Pilihan bisa jatuh ke ukuran 9 atau 10 inci. Semuanya tergantung selera dan kebutuhan pengguna. Tablet segmen layar 5 inci termasuk langka dan umumnya merupakan perpaduan antara smartphone dan tablet. Salah satu yang cukup dikenal adalah Samsung Galaxy Note. Sementara di segmen 6 sampai 10 inci inci kaya variasi, mulai dari tablet lokal seperti Advan Vandroid T4, TiPhone Tpad Justin, Samsung Galaxy Tab 7.7 hingga Samsung Galaxy Tab 2 10.1 atau Asus Eee Pad Slider SL101. 3. Fitur Unik Satu kelebihan dan jadi nilai tambah bagi tablet lokal yang tidak dipunyai oleh tablet branded. Yaitu kapabilitas dalam memuat dua kartu SIM dan TV analog. Beberapa nama tablet lokal yang punya kemampuan itu seperti IMO Tab X-1, Beyond B Pad. Atau ada juga yang hanya menyuguhkan TV analog tanpa dual SIM macam Cyrus TV Pad atau Mito T200. Ada juga tablet yang mendukung teknologi 3D. Hanya sedikit yang sudah ditunjang dengan fasilitas seperti ini semisal Pixcom Andro 3D Tab 7. Tablet branded yang mendukung teknologi 3D adalah LG Optimus Pad, sayang sudah tidak dipasarkan lagi versi barunya. 4. Jenis Kamera Rata-rata tablet lokal hanya mengusung kamera 2 MP. Memang ada yang sudah support 3.2 bahkan 5 MP. Sementara tablet brended kebanyakan sudah mengadopsi kamera 5 MP. Memang ada nama-nama beken macam Galaxy Tab 7.0 Plus atau Galaxy Tab 7.7 yang hanya support kamera 3.15 MP. Namun hasil bidikan kameranya cukup bisa dipertanggungjawabkan. Pengaturan kamera maupun video pada tablet branded juga biasanya lebih beragam. Sehingga Anda dapat memaksimalkan hal ini untuk mendapatkan hasil foto yang lebih oke. Termasuk dalam hal pencahayaan, ketajaman maupun kontras warna. 5. Prosesor Kecepatan prosesor dan kapasitas memori yang digunakan juga turut memegang peranan. Dengan prosesor yang lebih baik pastinya kemampuan tablet dalam mengeksekusi ragam menu menjadi lebih optimal. Ditambah lagi kalau tablet tersebut sudah mengusung kemampuan berotak ganda alias dual core, dijamin kecakapannya dalam membuka banyak aplikasi secara bersamaan / multitasking tidak perlu diragukan lagi. Nah disini keunggulan yang tidak dimiliki tablet lokal dibanding tablet branded. Untuk keecepatan prosesor sangat bervariasi. Rata-rata tablet yang ada memakai prosesor sebesar 800 MHz – 1 GHz. Namun ada juga tablet yang sudah membenamkan otak bawaan sebesar 1,5 GHz. Jadi Anda harus ekstra hati-hati dalam memilih tablet berprosesor besar. Lalu apa sih manfaatnya punya tablet dual core ? Paling jelas dengan memiliki prosesor dual-core memungkinkan tablet melakukan berbagai hal lebih cepat, lebih efisien dan efektif. Tablet tersebut dapat memproses dua tindakan sekaligus, yang berarti lebih mudah bagi sistem operasi perangkat untuk menjalankan berbagai aplikasi maupun browsing yang intensif. 6. Teknologi layar kapasitif/ resistif Ada dua 2 jenis teknologi layar sentuh yang dipakai oleh tablet saat ini, yakni layar jenis kapasitif dan resistif. Layar kapasitif saat ini dianggap lebih baik dibandingkan layar resisitif. Mengapa? Berbeda halnya dengan layar sentuh resistif yang menggunakan alat bantu semisal stylus atau pen untuk pengoperasian menu. Dengan layar sentuh kapasitif, Anda hanya dapat menggunakan jari untuk memainkan navigasi di layar. Hal ini tentu saja memungkinkan fitur seperti dukungan multi-touch berjalan lancar dan akan membuat layar bekerja cepat dan efisien. Sementara layar sentuh resistif sensitif terhadap sentuhan apapun, karena sangat bergantung pada tekanan. Pada saat bersamaan, fungsi multi-touch layar resisitif malah kurang bagus dan responnya lebih lemah dibanding layar kapasitif. 7. Perhatikan OS yang dipakai Selanjutnya berbicara mengenai sistem operasi bawaan dari tablet. Sebagian besar tablet yang beredar mengusung Android kecuali tablet populer iPad yang menggunakan iOS. Jika Anda ingin berburu tablet Android dengan sistem operasi terbaru yakni Android v4.0 (Ice Cream Sandwich), pilihan sudah banyak. Di rentang harga sejutaan ada IMO Z5, Speed Up Pad Ice, Axioo Picopad7, Tabulet Troy2, Tabulet Beat 2, adalah nama-nama yang patut dipertimbangkan. Di segmen atas ada Samsung Galaxy Tab 2 10,1 dan Galaxy Tab 2 7.0, Tablet Android v3.0 yakni Honeycomb lebih didominasi produk dengan segmen harga menengah. Semisal Sony Tablet S, Toshiba Regza AT1SO, Huawei MediaPAd, Acer Iconia Tab A101 Sementara jika Anda berburu tablet jika masih ingin bermain dengan sistem operasi Gingerbread, maka IMO Tab X1, S Nexian Genius, Tabulet Octa 2 adalah pilihan terbaik di segmen entry level. Ada juga poduk vendor papan atas seperti HTC Flyer. Hati-hati, jangan sampai memilih tablet Android dengan kemampuan OS di bawah Gingerbread. Biasanya, kualitas atau user experience kurang memuaskan. Selain itu, fasilitas yang disediakan tak selengkap tablet ber-OS Gingerbead ke atas. 8. Tablet SIM atau non SIM Sebenarnya tablet sendiri lebih difungsikan sebagai alat bantu pekerjaan, media hiburan atau media browsing internet. Namun, seiring berjalannya waktu dan adanya permintaan pasar akan sebuah tablet PC yang tidak hanya buat olah data dan bekerja. Banyak vendor mulai melepas tablet yang punya fungsi telefoni dan SMS (disupport SIM card operator). Meski begitu, tetap ada tablet yang konsisten tanpa disertai fungsi telefoni (non SIM card). Tablet tanpa slot SIM card biasanya dikhususkan untuk urusan pekerjaan atau hiburan. Sehingga dirasa fungsi telepon dan SMS sudah bisa dipenuhi oleh telepon selular. Contohnya, Samsung Galaxy Tab 7 WiFi atau Speed Up Pad S2 Ice. Sementara untuk tablet dengan fasilitas SIM card alias didukung fungsi telefoni plus layanan data paling banyak beredar. Bahkan tak puas hanya satu, pada beberapa tipe tablet lokal juga menyertakan kecakapan memuat dual SIM. Kartu pertama biasanya untuk pemakaian data internet sedang kartu kedua disiapkan untuk memenuhi paket telepon dan SMS murah contohnya IMO Tab X1. 9. Layanan Purna Jual Faktor penting lain adalah layanan purna jual (after sales service) dimana tempat servis center dan masalah garansi jadi perhatian. Tablet branded jelas unggul karena memiliki sentra-sentra servis center yang tersebar di berbagai tempat. Hal ini memudahkan pemiliknya melakukan perbaikan atau melayangkan keluhan saat tablet bermasalah. Sedang untuk Anda yang memilih tablet lokal, pastikan tablet lokal yang Anda beli memiliki layanan purna jual yang mudah dan gampang ditemui. Parhatikan pula kemudahan mendapatkan sparepart bagi tablet yang dibeli.

Baca Selengkapnya......
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

FANS BOX